Nama : Elsi Yulianti Pakpahan
NPM : 21120028
Kelas : SI-P2101
M.K : Data Warehouse
Apa Itu Pemodelan Data?
Pemodelan data adalah proses menciptakan
representasi visual atau cetak biru yang menentukan pengumpulan informasi dan
sistem manajemen berbagai organisasi. Cetak biru atau model data ini membantu
user, seperti analis, ilmuwan, dan perekayasa data untuk menciptakan pandangan
terpadu mengenai data organisasi. Model tersebut menguraikan data yang
dikumpulkan oleh bisnis, hubungan antara berbagai set data, dan metode yang
akan digunakan untuk menyimpan serta menganalisis data.
Mengapa Pemodelan Data Penting?
Saat ini, organisasi mengumpulkan data dalam jumlah
besar dari banyak sumber daya yang berbeda. Namun, data mentah saja tidak
cukup. Anda perlu menganalisis data untuk mendapatkan wawasan yang dapat
ditindaklanjuti, yang dapat memandu Anda untuk membuat keputusan bisnis yang
menguntungkan. Analis data yang akurat membutuhkan pengumpulan, penyimpanan,
dan pemrosesan data yang efisien. Ada beberapa teknologi basis data dan alat
pemrosesan data, serta berbagai set data yang memerlukan berbagai alat untuk
mendapatkan analisis yang efisien. Pemodelan data memberi kesempatan untuk
memahami data serta memilih teknologi yang tepat untuk menyimpan dan mengelola
data ini.
Apa Saja Manfaat dari Pemodelan Data?
Berikut beberapa manfaat dari pemodelan data:
- Mengurangi
kesalahan dalam pengembangan perangkat lunak basis data.
-
Memfasilitasi
kecepatan dan efisiensi desain serta pembuatan basis data.
-
Menciptakan
konsistensi dalam dokumentasi data dan desain sistem di seluruh organisasi.
-
Memfasilitasi
komunikasi antara perekayasa data dan tim kecerdasan bisnis.
Teknik Pembuatan Model Data
a. Model Hubungan Entitas (ER), adalah sebuah diagram yang digunakan untuk perancangan suatu database dan menunjukan relasi atau hubungan antar objek atau entitas beserta atribut-atributnya secara detail.
b. UML (Bahasa Pemodelan Terpadu), adalah suatu metode dalam pemodelan secara visual yang digunakan sebagai sarana perancangan sistem berorientasi objek.
Jenis Data Model
1. Konseptual
Data Model mendefinisikan APA yang ada
di dalam sebuah sistem. Model ini biasanya dibuat oleh para pemegang saham dan
Arsitek Engineer. Tujuannya adalah untuk mengatur, memperluas dan
mendefinisikan konsep dan aturan model bisnis ini biasa disebut juga dengan
OBDM (Object Based Data Model).
Contoh:
Tujuan
utama dari model ini adalah untuk membangun entitas, atribut, dan hubungan.
2. Logical
Model ini digunakan untuk menentukan bagaimana sistem harus dilaksanakan terlepas dari DBMS. Model ini biasanya
dibuat oleh Arsitek Data dan Business Analyst. Tujuannya adalah untuk
mengembangkan peraturan peta teknis dan struktur model data ini biasa disebut
juga dengan RBDM (Record Based Data Model)
Contoh:
Model data logis digunakan untuk menambahkan informasi ke dalam konteks model unsur-unsur. model ini digunakan untuk mendefinisikan struktur elemen sebuah data dan mengatur hubungan/relasi di antara mereka.
3. Fisik
Data Model menggambarkan bagaimana
caranya sistem tersebut akan diimplementasikan menggunakan sistem DBMS
tertentu. Model ini biasanya dibuat oleh pengembang. Tujuannya adalah membuat
sebuah implementasi visual dari model database ini biasa disebut juga dengan
PBDM (Physical Based Data Model)
Contoh:
Jenis model data juga membantu untuk memvisualisasikan struktur database. Ini membantu untuk membuat sebuah model kolom, kendala, indeks, pemicu, dan fitur RDBMS lainnya.
Komentar
Posting Komentar