Pengertian Desain Data Warehouse?
Data Warehouse adalah kumpulan data yang bersifat subject-oriented, integrated, time variant, dan non-volatile untuk mendukung proses pengambilan keputusan. Data warehouse sangat penting karena semua informasi yang dibutuhkan sebuah perusahaan dapat ditemukan disini, oleh karena itu perusahaan yang ingin menginplementasikan data warehouse harus dapat membuatnya dengan baik.
Desain Data warehouse adalah arsitektur atau rancangan database yang berisi data dari beberapa sistem operasional yang terintegrasi dan terstruktur sehingga dapat digunakan untuk mendukung analisa dan proses pengambilan keputusan dalam bisnis. Pembuatan laporan merupakan salah satu kegunaan data warehouse yang paling umum dilakukan.
Tipe Design
1. Logical Design
Logical design merupakan bentuk design database yang bersifat abstrak dan sebenarnya tak perlu ditentukan secara detail tentang tipe data, jumlah karakter, dan lain sebagainya
Namun hal yang paling kita pikirkan adalah bagaimana menentukan entitas dan atribut. Entitity biasanya kita sebut sebagai table.
2. Psyhical Design
Psyhical Design lebih mengutamakan bagaimana database/dataset bisa diimplementasikan pada DBMS atau teknologi yang menujang data data ini dimanfaatkan seperti MySQL, MongoDB, atau PostgreSQL Psyhical Design tidak menggunakan Logical Design, Psyhical Design memerlukan detail yang lebih spesifik seperti primary key, foreign key dan beberapa fitur data yang ada. Seperti jumlah karakter, tipe data.
Langkah-Langkah dalam Membuat Data Warehouse
1. Determinate Business Objective
Tahap ini harus memahami bagaimana atasan mengartikan sukses terhadap bisnis di perusahaannya. Kita juga akan mempelajari kuantitatif measurement dari aktifitas bisnis yang digunakan pembuat keputusan sebagai panduan untuk perusahaan. Measurement tersebut merupakan key performance indicator yang harus kita kumpulkan dalam sebuah table fakta.
2. Collect and analyze information
Tahap ini kita mengumpulkan informasi-informasi yang diperlukan dalam pembuatan data warehouse, cara termudah adalah dengan bertanya pada atasan secara langsung untuk meminta copy dari report-report yang diperlukan.
Bagian lainnya dari tahapan ini adalah mengerti bagaimana informasi dikumpulkan dan diproses. Data warehouse dapat menjalankan banyak perintah reporting secara otomatis, tetapi kita tidak dapat mengotomatiskan apa yang tidak kita mengerti. Proses ini membutuhkan banyak interaksi dengan individu yang terlibat, dan kita perlu memahami proses tersebut dan alasan mengapa proses tersebut dilakukan
3. Identify core business Processes
Pada langkah ini kita telah mengetahui proses bisnis yang terjadi dan hubungan dari setiap proses lainnya. Selanjutnya adalah menentukan entity yang paling berhubungan untuk membuat key Performance Indicator.
4. Construct a conceptual data model
Conceptual data model dapat dibuat berdasarkan proses bisnis. Masing-masing proses bisnis harus teridentifikasi dengan jelas key performance indicator-nya. Pertama ini akan menentukan subject yang akan digunakan sebagai table fakta dan table dimensi. Table fakta akan saling berhubungan menjadi Olap cubes, dan pengukuran data harus dalam skala yang konsisten.
5. Locate data source and plan data transformations
Langkah ini menentukan dari mana data untuk data warehouse didapatkan dan merencanakan perubahan pada struktur data untuk menyesuaikan dengan struktur data pada data warehouse.
6. Set tracking duration
Pada bagian ini kita menentukan bagaimana kita akan menyimpan data dalam data warehouse karena data tersebut akan ada selamanya di dalam data warehouse. Seiring berjalannya waktu, data yang sudah berusai 2-3 tahun dapat diringkas dan disimpan pada struktur kedua dengan granularity yang rendah. Data tersebut dapat disimpan hingga 3-5 tahun kemudian dapat dipindahkan ke struktur ketiga. Cara ini dilakukan berulang-ulang untuk mengatur data berdasarkan usianya.
7. Implement the pain
Setelah semua perencanaan pembuatan data warehouse telah siap, implementasikan setiap bagian sebagai data mart untuk menunjukkan apa yang dapat dilakukan system tersebut. Setelah kita menyelesaikan setiap bagiannya, maka setiap bagian tersebut akan mudah dihubungkan.
Komentar
Posting Komentar